Terpeleset di Sungai Cimanceri, Pelajar SMA Balaraja Asal Desa Bunar Tewas

Terpeleset di Sungai Cimanceri, Pelajar SMA Balaraja Asal Desa Bunar Tewas

Detakbanten.com SUKAMULYA -- Seorang pelajar SMA asal Kampung Wadas Rt 05/01 desa Bunar Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang tewas pada pukul 14.00 Wiba Kamis (19/12/2019).

Korban diketahui bernama Ridho pelajar SMAN 2 Balaraja, berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya bermaksud hendak mengambil singkong di seberang sungai Cimanceri, tepatnya di kampung Cayur Desa Sindang Sono Kecamatan Sindang Jaya, namun naas saat hendak menyeberang korban terpeleset di sungai Cimanceri, dan korban terjatuh dan ditemukan meninggal dunia.

Menurut Dori, warga Desa Bunar, kejadian ini terjadi saat korban bersama tiga temannya hendak menyeberang sungai Cimanceri, namun saat menyeberang korban terpeleset terjatuh dan tenggelam selang berapa menit korban ditemukan tewas.

"Kejadianya hari Kamis 19 Desember 2019, korban sudah dimakamkan oleh keuarga," terangnya.

Kapolsek Balaraja AKP Febby Ariyanto mengatakan, korban adalah Ridho, remaja berusia 16 tahun.

"Korban bersama dua temannya mau mengambil lalapan di kebun untuk makan liwet di seberang Sungai Cimanceuri. Korban terpleset, kemudian tercebur ke sungai," Jumat (20/12/2019).

Korban diduga tidak bisa berenang, sehingga tenggelam. Dua rekan korban kemudian meminta pertolongan kepada warga di sekitar.

"Korban kemudian berusaha diselamatkan oleh seorang ustaz pesantren setempat, tapi saat diangkat ke daratan, sudah meninggal dunia," bebernya.

Informasi yang dihimpun, korban adalah pelajar di SMAN 2 Balaraja. Kata Febby, pihak keluarga tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban, sehingga korban langsung dibawa ke rumah duka.

"Keluarga korban telah menerima peristiwa itu sebagai takdir, sehingga tidak dilakukan autopsi terhadap jasad korban. Langsung dibawa ke rumah duka," terangnya.

Go to top