Awak Media Jadi Korban Intimidasi, Puluhan Jurnalis Demo Polres Tangsel

Puluhan jurnalis saat mengelar aksi damai di Polres Tangsel. Puluhan jurnalis saat mengelar aksi damai di Polres Tangsel.
detakbanten.com, Tangsel--Puluhan jurnalis di Kota Tangsel, menggelar aksi damai di Mapolres Tangsel. Aksi damai yang di lakukan jurnalis dari berbagai media cetak maupun online tersebut, merupakan buntut intimidasi yang di lakukan oknum anggota ormas Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Tangsel terhadap Eka Huda Rizki, reporter Kabar6.com saat melakukan peliputan di Pemkot Tangsel.
 
Sambil membentangkan karton kuning bertuliskan beragam kalimat, para jurnalis terus berorasi di depan gerbang Mapolres Tangsel di Jalan Raya Promoteur, Serpong.  
 
"Tangkap oknum preman berkedok ormas. Karena oknum tersebut telah mencederai jalannya demokrasi di Kota Tangsel," teriak orator aksi di depan gerbang Mapolres Tangsel, Rabu (5/12/2019).
 
Sementara Ketua PWI Kota Tangsel, Junaidi mengatakan bahwa aksi premanisme saat ini sudah menjadi momok. Dia juga kemukakan bahwa melalui aksi solidaritas yang di lakukan para insan pers ini sebagai bentuk kegelisahan awak media yang rentan berbenturan dengan para preman.
 
"Kami minta polisi dapat menangkap pelaku intimidasi dalam waktu singkat," tegasnya.
 
Junaidi sebutkan, jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, di lindungi oleh undang-undang dan kode etik jurnalistik. Sehingga, siapapun yang menghalang-halangi apalagi sampai melakukan intimidasi terhadap jurnalis, maka pelaku intimidasi dapat di kenakan pasal pidana.
 
"Agar kedepannya tidak ada lagi oknum dari manapun yang lakukan intimidasi kepada jurnalis, polisi harus mengusut kasus ini," ujarnya.
 
Setelah satu jam berorasi, para jurnalis pun akhirnya di temui Wakapolres Tangsel, Komisaris Didik Putro Kuncoro. Dihadapan jurnalis, Wakapolres mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan penyelidikan terhadap oknum ormas tersebut.
 
"Kita akan transparan dalam melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan," ungkap Wakapolres.
 
Diakui Wakapolres, pihaknya sudah menerima laporan resmi dari saksi korban. Aparat kepolisian berjanji akan memproses sesuai dengan prosedur.
 
"Saya minta tolong kepada rekan-rekan untuk mengawal kasus ini. Kita sama-sama mengawal kasus ini, kita sama2 mengawal kasus ini," beber Wakapolres sambil berharap kemitraan polisi dengan jurnalis bisa terus terjalin. 
Go to top