Operasi Yustisi Kependudukan di Gelar Kecamatan Ciledug

Operasi Yustisi Kependudukan di Gelar Kecamatan Ciledug

detakbanten.com CILEDUG - Untuk mengantisipasi kerawanan sosial yang sering terjadi di masyarakat, jajaran Pemerintah Kecamatan Ciledug menggelar operasi yustisi kependudukan. kegiatan tersebut melibatkan tiga unsur muspika, pihak Pemerintah, Binamas dan Babinkamtibmas yang ada di masing - masing Kelurahan.



Operasi yustisi ini di lakukan menindaklanjuti surat edaran dari  Walikota Tangerang, Arief. R Wismansyah, agar semua Kecamatan dan Kelurahan melaksanakan operasi yustisi, tujuan adalah untuk mencegah hal-hal negatif dimasing-masing wilayah di Kota Tangerang.

Kasie Tramtib Kecamatan Ciledug, M.Syahri mengatakan, operasi ini adalah untuk melakukan pendataan khususnya warga pendatang yang mengontrak dan ngekost di wilayah Ciledug.

" Sasaran penyisiran adalah rumah kontrakan dan kos-kosan. Karena kami menerima informasi banyak warga pendatang yang tidak melaporkan diri kepada RT dan RW setempat," terang Syahri kepada wartawan usai operasi, Minggu (13/10/2019).

Ia menjelaskan, operasi ini akan dilaksanakan selama empat malam kedepan, dimana dalam satu malamnya kami menyisir dua Kelurahan. Kemudian team tramtib bersama staf Kelurahan yang di bantu binamas dan babinkamtibmas masing - masing Kelurahan melakukan penyisiran.

" Dari hasil pendataan, masih banyak kami jumpai warga yang masih ber KTP Luar Daerah dan DKI Jakarata, namun tinggalnya disini. Untuk sementara tidak ada sanksi, hanya tetap didata oleh  pihak Kelurahan," jelasnya.

Ketua Rt.02/07 Kelurahan Paninggilan Marwan mengatakan, bahwa dirinya sudah seringkali mensosialisasikan dan menegur warga yang mengontrak agar tertib administrasi kependudukan. Namun alasan mereka rata-rata adalah terkendala administrasi, karena mereka sudah terlanjur mengurus didaerah asal.

" Kami juga tidak bisa memaksakan mereka untuk mengurus administrasi kependudukan di sini. Yang terpenting mereka lapor diri saat mau tinggal disini, sehingga kalau terjadi apa-apa kami juga bisa tau. Kami juga menghimbau  agar pihak pemilik kontrakan untuk proaktif mengarahkan pengontraknya untuk lapor diri ke Rt setempat," imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa kegiatan monitoring wilayah di Kecamatan Ciledug ini akan dilaksanakan hingga pekan depan, sampai dengan pelantikan presiden tanggal 20 oktober 2019 di laksanakan.

Go to top