Rampok Gasak Counter HP di Rajeg

Rampok Gasak Counter HP di Rajeg

detakbanten.com RAJEG - Sebuah toko Handphone (HP) di Kampung Kukun, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg,  Kabupaten Tangerang disatroni tiga perampok bersenjata tajam (Sajam) jenis cerulit dan golok.

 

Peristiwa perampokan yang terjadi pada Selasa (4/9) sekitar pukul 10.00 WIB mengakibatkan uang Rp 30 juta dan puluhan HP raib digondol perampok tersebut. Berdasarkan informasi peristiwa perampokan tersebut, berawal saat toko didatangi salah seorang pria yang berpura-pura akan membeli HP. Namun, pria tersebut keluar dan meninggalkan toko tanpa membeli HP.   Tak lama kemudian, tiga pria dengan membawa senjata tajam jenis celurit dan golok masuk dan mengancam dua karyawan toko tersebut. Salah satu pelaku meminta penjaga toko untuk menunjukan tempat penyimpanan uang, sedangkan dua pelaku lainnya memasukkan puluhan HP berbagai merek kedalam tas yang sudah disiapkan oleh pera pelaku.

“Dua penjaga toko menuruti perampok karena takut dengan ancaman sejata tajam. Setelah menggondol uang Rp 30 juta dan puluhan HP, tiga perampok itu kabur menggunakan motor ke arah Kecamatan Pasar Kemis,” kata Kepala Seksi Ketertiban dan Ketentraman ( Kasi Trantib) Kecamatan Rajeg Jaenal Mutakim menirukan keterangan dari salah seorang penjaga toko HP tersebut.

Menurut Jaenal, peristiwa perampokan ini sudah ditangani oleh anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Rajeg dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan singkat  dua penjaga toko. Namun, kedua penjaga toko tersebjut belum membuat laporan polisi lantaran menunggu pemilik toko HP yang berdasarkan informasi masih berada diluar kota. “Saya dan anggota Reskrim Polsek Rajeg sudah mendatangi TKP setelah menerima informasi perampokan. Saat ini anggota Reskrim masih menunggu pemilik toko HP,” ujarnya.

Dihubungi terpisah Kapolsek Rajeg AKP Bambang Supeno membenarkan peristiwa perampokan toko HP. Namun, dirinya belum bisa memberikan komentar kerugian yang dialami oleh toko HP sebab, belum dilakukan audit oleh pemilik toko HP yang saat ini sedang dalam perjalan ke Mapolsek Rajeg. “Kerugian atas peristiwa perampokan lagi diaudit, berapa uang dan HP yang diambil,” katanya.

Bambang menambahkan, berdasarkan keterangan sementara dua karyawan toko HP bernama Andes Jajuli dan Siti Fauziah mengatakan sekitar jam 10 datang tiga pria masuk kedalam toko berpura-pura melihat HP yang terpajang di etalase kaca. Namun, ketiganya mengeluarkan senjata tajam dan mengancam kedua karyawan tersebut. Kamudian kedua karyawan diminta untuk menunjukan berangkas uang oleh salah satu pelaku. “Sebelum meninggalkan toko, para pelaku mengingat dua karyawan dengan tali rapia. Pelaku sedang dalam pengejaran,” pungkasnya. 

Go to top