Kebakaran Ruko Pasar Gembong Diduga Konsleting Listrik

IMG-20131011-02216BALARAJA - Kebakaran tiga ruko di Pasar Gembong diduga akibat konsleting listrik.

Api baru dapat dipadamkan setelah damkar menurunkan empat unit armada pemadam. 

Pemilik Salon Icong Samsul (38) mengatakan, kobaran api masuk lewat belakang salon saat dirinya mencuci rambut pelanggan. Karena panik melihat api Samsul bersama pelanggan salonnya langsung lari keluar ruko.

"Saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di salon. Saya panik saat melihat api dan langsung kabur menyelamatkan diri," ujar Samsul, kepada Detak Tangsel.com.

Salah satu karyawan kelontongan Dewi (14) mengatakan, dirinya juga kaget melihat api yang terus membesar membakar barang-barang dari gudang belakang. Saat dirinya pulang usai memberi makan siang, api sudah membesar.

"Saya sendiri bingung mas, api itu berasal dari mana. Karena diruko tidak ada kompor atau peralatan lainnya yg dapat menyebabkan sumber api," ujar Dewi.

Danton Damkar Pemkab Tangerang Boy Rahmat megatakan, diriya mendapat informasi kebakaran itu sekitar pukul 12.30 WIB. Dirinya langsung mengerahkan dua unit pemadam ke lokasi. Karena terjebak macet, pemadam baru sampai di lokasi kejadian sekitar 30 menit kemudian.

Setelah dua unit pemadam dikerahkan di loakasi, tidak dapat mengatasi kobaran api. "Kami akhirnya menurunkan kembali dua unit pemadam, sehingga empat unit dengan 15 personil untuk menguasai kebakaran ini," ujar Boy seraya menambahkan api baru dapat dijinakkan satu jam kemudian. (Vj)

 

Go to top