Gegara Hutang, Warga Panongan Babak Belur Dikeroyok Preman

illustrasi illustrasi

Detakbanten.com TIGARAKSA -- Putra Jaya ( 38) warga Serdang Asri, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang babak belur usai dikeroyok sekitar tujuh orang preman pada jumat (16/02/2018). Akibatnya, Putra menderita kesakitan pada bagian wajah dan punggung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak menagih hutang kepada Endin Muhidin yang merupakan pelaku utama pengeroyokan. Korban mengaku menagih hutang kepada pelaku karena pelaku memiliki sangkutan hutang pembelian rumah kepada temannya korban sebesar Rp400juta lebih.

 

Pelaku membeli rumah pada bulam pebruari 2017 dengan perjanjian Rp450juta, dan baru dibayar sekitar Rp60 juta itu pun dicicil.

"Saya bermaksud baik, meminta kejelasan soal pembelian rumah, karena pelaku hanya berjanji namun tidak ditepati" terang Putra Jaya, di Mapolresta Tangerang.

Puncaknya, sambung Putra, pada Jumat siang dia menyambangi pelaku untuk mengosongkan rumah sebelum pelaku melunasi sisanya sekitar Rp300 juta lebih. Namun pelaku malah membawa preman dan memukuli korban secara membabi buta.

"Kami berharap agar Kepolisian bisa mengusut kasus ini dan menangkap pelaku," harapnya.

Sementara, Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, anggotanya akan segera menangani kasua pengeroyokan secara serius.

" Akan kita tindaklanjuti laporan Pengeroyokan yang menimpa korban," terangnya.

Baca Juga : Polsek Pasar Kemis Bekuk Dua Pelaku Pengeroyokan

Go to top