Melongok Fasilitas Perpustakaan SD Dharma Karya UT,“Keteladanan Guru, Memotivasi Siswa Baca Buku”

Siswi SD Dharma UT Pamulang Gemar Membaca di Perpustakaan Siswi SD Dharma UT Pamulang Gemar Membaca di Perpustakaan

PAMULANG,DT-  Penataan ruang perpustakaan yang baik dan dilengkapi dengan fasilitas berbagai buku bacaan menarik tentu saja bisa membuat para siswa lebih betah duduk berlama-lama diruang tersebut.

“Penataan ruangan sangat penting agar siswa merasa betah berada diperpustakaan dan bisa menggali berbagai pengetahuan melalui buku bacaan yang tersedia,” kata Kepala SD Dharma Karya UT, Pondok Cabe, Drs Warjoko, M.Pd kepada Detak Tangsel.com saat meninjau fasilitas  perpustakaan sekolahnya, Kamis(24/10/2013).

Untuk menjaga ketertiban siswa, pengelola perpustakaan sekolah juga membuat Time Table sebagai jadwal siswa melakukan kunjungan ke perpustakaan. Oleh karenanya dengan manajemen profesional, SD Dharma Karya UT pernah meraih juara 1 lomba perpustakaan tingkat  Propinsi Banten pada tahun 2012.

Predikat tersebut tentunya sangat beralasan, karena berbagai kriteria untuk menjadi perpustakaan yang  baik telah dilakukan pihak sekolah. Namun demikian, dikatakan Warjoko bahwa tujuan dari penataan perpustakaan itu adalah untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas di Kota Tangerang Selatan(Tangsel) sebagai kota yang bermottokan cerdas, modern dan religius itu.

Suguhan bacaan menarik juga bisa menambah motivasi bagi siswa yang datang keruang perpustakaan dan bisa menjadi magnet tersendiri.  “Anak-anak tentu lebih senang dengan suguhan bacaan yang ringan dan banyak gambar menarik,” lanjut Warjoko.

Kegiatan membaca buku yang dilakukan secara rutin dan dengan fasilitas memadai menurutnya bisa memicu kreativitas siswa, karena melalui buku tersebut imajinasi anak akan terus berkembang. Melihat gambar yang menarik pada sebuah buku bacaan juga bagian dari pembelajaran, tambahnya.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah dengan memberikan contoh kepada siswa, sehingga mereka akan merasa tidak dipaksa untuk masuk keruang perpustakaan, melainkan membaca menjadi suatu kebutuhan, ”Peran guru dalam memberikan contoh dan keteladanan kepada anak dalam membaca buku, bisa menjadi kunci sukses agar anak memiliki  minat baca yang tinggi. Jangan sampai, guru hanya bisa memerintah tanpa memberikan contoh,”  tegasnya. (mln)

   

 

 

Go to top