Perkiraan Kekuatan Partai Menuju Pilkada 2020 di Kota Tangsel

ilustrasi ilustrasi
detakbanten.com TANGSEL - Setelah KPU Pusat menetapkan kembali Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020 nanti, partai-partai mulai bergairah dengan memunculkan bakal calon Bupati dan Walikota dalam pertarungan di Pilkada serentak 2020.
 
Geliat partai-partai khususnya di Pilkada Tangsel 2020 mulai terlihat dengan munculnya bakal calon walikota (Bacawalkot) dimunculkan oleh partai, bahkan sudah ada rekomendasi dan klaim dukungan dari bacawalkot serta partai. Ada tiga nama bakal calon walikota Tangsel yang kuat maju dan didukung oleh partai yaitu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Sekda Tangsel Muhamad dan Putri Wapres RI KH Ma'ruf Amin Siti Nur Azizah.
 
Partai Golkar merupakan partai yang pertama mengusung nama bacawalkot untuk Pilkada Tangsel yaitu Wakil Walikota Tangsel sekarang Benyamin Davnie dan Pilar putra dari Bupati Serang Tatu.
 
Baru-baru ini Parta Demokrat besutan mantan Presiden Indonesia SBY mengumunkan jagoannya di Pilkada Tangsel yaitu putri dari KH Ma'ruf Amin Wakil Presiden RI Siti Nur Azizah yang juga Waksekjen Partai Demokrat Pusat. Demokrat juga menggandengkan politisi PKS Tangsel Ruhamaben dengan SNA, dan menyatakan koalisi dengan PKS, PAN, PKB dan Hanura.
 
"Siti Nur Azizah saat ini kader utama Partai Demokrat. Oleh karenanya, tanpa basa basi, kita merekomendasikan Azizah sebagai Calon Walikota Tangsel. Target kami sebagaimana instruksi dan amanat Ketum, Mas AHY, adalah menang," ungkap Sekretaris DPD Demokrat Banten, Eko Susilo, melalui pesan singkatnya, Sabtu (30/05/2020).
 
Tinggal menyisakan Bacawalkot Sekda Tangsel Muhamad, apakah dirinya bisa maju dalam Pilkada Tangsel 2020 karena syaratnya harus didukung partai? Mungkinkah partai tersisa mendukung dirinya?
 
Masih ada partai kuat yang belum memastikan dukungannya di Pilkada tangsel, yaitu PDIP, Gerindra dan PSI. Apakah kemungkinan 3 partai ini berkoalisi untuk mendukung Muhamad, PSI dalam pengumuman hasil konvensi untuk bacawalkot menempatkan nama Muhamad sebagai peraih point tertinggi. Sementara PDIP sendiri hingga saat ini masih menyimpan nama jagoannya, walaupun sempat tersebar kabar rekomendasi bakal jatuh ke Muhamad namun PDIP belum mengumumkan secara resmi.
 
Bagaimana dengan Gerindra Partai besutan Capres RI 2019 Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan  Indonesia ini di Pilkada Tangsel 2020?
 
Partai Gerindra pada Pilkada Tangsel 2020 dari awal proses tahapan pilkada dimulai sebelum wabah pandemi Covid-19, belum memberikan sinyal kandidat calon Walikota atau Wakil Walikota Tangsel. Ketua DPC Gerindra Kota Tangsel Li Claudia Chandra ketika ditanya terkait bacawalkot Tangsel hanya mengatakan menunggu komando dari DPP Partai Gerindra pastinya orang nomor satu partai berlambang kepala burung garuda ini Prabowo Subianto.
 
"Gerindra 1 komando tunggu perintah dari DPP," ujarnya singkat via Whatshapp, Minggu (31/5/2020).
 
Partai Gerindra Tangsel merupakan bagian dari 3 partai terkuat di Tangsel dengan perolehan 8 kursi di DPRD Tangsel, tentu memiliki kekuatan politik yang kuat pada Pilkada Tangsel 2020. Kemungkinan besar Gerindra akan mengusungkan calon pada kesempatan Pilkada tangsel kali ini, walaupun harus berkoalisi, sepertinya Gerindra memungkin mengusungkan jagoannya dalam upaya Negoisasi Politik.
 
Dari informasi yang dikumpul redaksi detakbanten.com, tersiar kabar kemungkinan berkoalisinya PDIP dan Gerindra didampingi PSI dalam Pilkada Tangsel 2020. Kemungkinan koalisi tersebut bisa saja terjadi dengan peta politik jelang pilkada Tangsel, Kekalahan PDIP pada Pilkada Tangsel 2015 dengan mengusung Arsid dan Elvier jadi catatan pengalaman perjalanan politik PDIP dalam Pilkada di Kota Tangsel. Dan hal sebaliknya juga Gerindra- Demokrat pada pilkada Tangsel 2015 dengan mengusung Ichsan dan Li Claudia kalah juga. Tidak menutup kemungkinan kedua partai tersebut bersatu membalas kekalahan masa lalu. 
 
Apabila dua kekuatan politik di Tangsel ini bersatu tentunya masing-masing akan mengusungkan jagoannya untuk posisi calon Walikota atau Wakil Walikota lantaran kedua partai ini sama-sama memiliki hasrat kemenangan dalam Pilkada ke 3 Kota Tangsel.
 
Partai Gerindra dari info yang didapat kemungkinan akan mengusung jagoannya dari internal partai, saat ini muncul isu Gerindra akan mengusung Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara Djojohadikusumo, mantan anggota DPR RI periode 2014 -2019 dari Partai Gerindra. 
 
Siapakah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara Djojohadikusumo? Sara bukan lah orang sembarang di partai Gerindra, dia ternyata keponakan Prabowo Subianto orang nomor 1 partai berlambang kepala burung garuda. Sara  atau Rahayu Saraswati Djojohadikusumo adalah anak kedua Hashim Djojohadikusumo (adik kandung Prabowo Subianto).
 
Jika benar terjadi Gerindra mengusung kader internal partai Sara Djojohadikusumo maju dalam Pilkada Tangsel 2020 dan berkoalisi dengan PDIP, dengan negoisasi politik yang mateng kemungkinan besar Pilkada Tangsel 2020 akan memuncul tiga pasangan Cawalkot seperti Pilkada 2010 dan 2015.
 
Kontestasi pesta demokrasi pada Pilkada kota Tangerang Selatan 2020, kemungkinan memunculkan tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota dengan dukungan kekuatan partai besar di Tangsel. Golkar dengan Benyamin Davnie-Pilar, Siti Nur Azizah-Ruhama Ben (Demokrat,PKS,PAN,PKB) dan Muhamad-Sara (PDIP,Gerindra dan PSI).
 
Namun perlu diingat politik itu seperti "Karet" lentur bisa ditarik kesana kemari, jadi apa yang ditulis yaitu kemungkinan kekuataan politik di Pilkada Tangsel 2020 bisa saja berubah tanpa diduga. Masyarakat Tangsel tentunya ingin  tercipta derajat kompetisi yang sehat, partisipatif, dan mempunyai derajat keterwakilan yang lebih tinggi, serta memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang jelas dalam Pilkada Tangsel 2020. 
 
Tulisan diatas merupakan catatan redaksi detakbanten.com. dibuat oleh AEN.
 

More in this category:

Go to top