Kodim 0623 Cilegon Konsisten Netral

Kodim 0623 Cilegon Konsisten Netral

detakserang.com- CILEGON, Gerahnya Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono terkait adanya indikasi keterlibatan beberapa Jenderal TNI yang aktif mendukung dan berpihak pada salah satu kubu Pilpres 2014 ini, langsung mendapat respon dan perhatian serius dari Jajaran Pimpinan TNI Polri. Bahkan tak menutup hal ini juga langsung ditindak lanjuti ke tingkat TNI Polri di daerah khususnya berlaku sama di kesatuan yang ada di Wilayah Hukum Kota Cilegon.

Letkol Inf Murbianto Adhi Wibowo, Dandim 0623 Cilegon menyatakan bahwa Pihaknya selaku pimpinan Kodim 0623 Cilegon menyatakan bahwa hingga sampai kapanpun Jajaran yang berada di wilayah Hukum yang ia pimpin tetap menjunjung tinggi sikap netralitas. Bahkan pihaknya telah mendapat instruksi langsung dari Pimpinan TNI di Pusat untuk menindaklanjuti Pernyataan Presiden RI hingga ke jajaran TNI terbawah.

" Kami langsung mendapat Intruksi dari TNI di Pusat, dari instruksi yang disampaikan, kita harus berpegang teguh dengan sikap netralitas. Dan itu yang akan dipegang teguh oleh kami termasuk seluruh anggota Kodim 0623/Cilegon, karena sudah komitmen TNI dan amanat dari reformasi TNI" Ungkap Dandim ditemui di Makodim 0623 Cilegon, Rabu (4/6).

Dandim mengatakan bahwa selain menjunjung tinggi sikap netralitas di tubuh internal TNI, Pihaknya juga tetap memegang teguh dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebaik-baiknya dalam melaksanakan pengamanan Pilpres 2014.

" Dalam pilpres ini, TNI bertugas membantu peran Polri untuk melakukan pengamanan. Sifatnya hanya sebatas penebalan dan tidak sektoral" Tandasnya.

Saat ditanya Banten Pos terkait indikasi keikutsertaan anggota TNI yang terlibat mendukung salah satu Kubu Pilpres, Dandim menegaskan dengan keras bilamana diperoleh infomasi keterlibatan di jajarannya, makan Pihaknya tak segan memberikan sanksi berat hingga dikeluarkan dari Kesatuan TNI.

" Aturan dan sanksi tentunya disesuaikan dengan tingkatan tindakan atau keterlibatan. Bila ada pelanggaran berat tidak menutup kemungkinan untuk dikeluarkan atau diberhentikan dari dinas" Jelasnya.

Go to top