Warga Tanam Pohon Pisang Karena Jalan Rusak

Warga Tanam Pohon Pisang Karena Jalan Rusak

detakserang.com- CILEGON, Karena kesal jalan yang dilalui kerap menimbulkan kecelakaan, Warga yang berada di Lingkungan Sumur Luwuh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, menanam pohon pisang sebagai bentuk kekecewaan terhadap jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Jalan rusak tersebut kerap membuat para pengedara yang melitas dijalan tersebut jatuh terlebih pada saat turunnya hujan, bahkan jalan semakin parah karena banyaknya truk besar yang keluar masuk di sekitar daerah tersebut untuk aktivitas galian dan proyek dari perusahaan-perusahaan yang ada didaerah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Samani, Ketua RT 01 RW 03 saat ditemui awak media di rumahnya, Senin (19/5).

" Sudah enam bulan jalan ini rusak, dan banyak sekali kalau hujan turun, masayarakat disini ada yang jatuh karena banyak lubang dan berbatu" Tuturnya.

Samani menuturkan bahwa jalan tersebut kian diperparah oleh banyaknya truk-truk besar yang kerap beroperasi keluar masuk dari perusahaan galian pasir dan perusahaan lain yang ada di lingkungan tersebut.

" Ya kalau rusaknya selain karena hujan, yang pasti disini kan banyak truk keluar masuk dari perusahaan baik itu perusahaan scrapt, ada juga galian batu, ada juga yang lainnya" Ungkapnya.

Ia juga mengkuatirkan bahwa didekat jalan tersebut terdapat salah satu perusahaan yang diduga melakukan pemotongan Limbah berbahaya yang mana keberadaannya bila dibiarkan dapat mengkuatirkan warga setempat.

" Bukan jalan saja, kalau yang disitu ada perusahaan penumpukan crapt, tapi kok sekarang ada pemotongan, nah crapt itu kan berbahaya, kalau masuk ketubuh anak-anak kita karena debunya, apa kita tidak kuatir" Tandasnya.

Sementara itu, Agus, warga yang tinggal dilingkungan setempat juga mengeluhkan hal yang sama. Agus menuturkan bahwa akibat jalan rusak tersebut saat turun hujan terjadi, tempat usaha yang menjadi mata pencaharian yang berada dilokasi tersebut kerap kebanjiran.

" Airnya itu dari gunung kemuning, kalau kalau turun hujan, pasti tempat saya kebanjiran" Jelasnya.
Agus menjelaskan bahwa jalan rusak yang menyrbabkan banjir didekat ia tinggal terjadi lantaran tidak terdapat saluran drainase yang baik. Ia berharap agar jalan tersebut dapat diperbaiki sehingga pengguna jalan dapat melintas tanpa ada hambatan dan gangguan.

" Drainasenya ga ada disitu, gimana air mau dilalui secara teratur, airnya kemana-mana, mana lagi kalau turun dari perusahaan-perusahaan itu, kita ga tau air itu sudah terkontaminasi dengan barang berbahaya atau tidak" Pungkasnya.

Sementara itu, Nana Sulaksana, Kadis PU Kota Cilegon yang dikonfirmasi melalu telepon belum memberikan jawaban terkait jalan rusak yang dikeluhkan warga di lingkungan Sumur Luwuh.

Go to top