Pagar Pemkot Cilegon Dicuri Maling

Pagar Pemkot Cilegon Dicuri Maling

Detakserang.com - CILEGON, Sebanyak delapan (8) buah sekat pagar belakang yang mengelilingi area mulai dari Pemerintah Kota Cilegon hingga Tugu Pahlawan dan Kantor Kodim 0623 Cilegon lenyap hilang tak berbekas.

Diduga karena ulah pelaku yang tak bertanggung jawab, pagar-pagar yang berada disamping Jalan Sumampir tepat dibelakang Tugu Pahlawan tampak seperti telanjang dan hingga kini terkesan dibiarkan saja oleh Pemerintah Daerah Kota Cilegon.

Menurut salah satu sumber pedagang yang berjualan di dekat area tersebut yang enggan menyebutkan namanya bahwa kejadian hilangnya pagar tersebut telah terjadi berkali-kali.

" Sebulan lalu, yang saya tahu cuman dua pagar saja yang hilang" Terang Sumber, Senin (12/5).

Masih kata sumber, pagar-pagar tersebut kondisinya kian hari kian memprihatinkan. Menurutnya, sejak tiga hari sebelumnya pagar yang bolong tersebut, kini kian bertambah
Jumlahnya yang hilang.

" Tiga hari lalu, pagar hilang enam lagi, jadi kalau ditambah-tambah jadi delapan sekat pagar yang hilang" Jelasnya.

Ia mengatakan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pagar dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab pada saat malam hari. Bahkan saat dirinya kerap berjualan dari pagi hingga sore malah tidak ada aktivitas mencurigakan dari oknum pencuri yang menggasak pagar besi tersebut.

" Kemungkinan ya malam hari pagar-pagar itu dicuri, karena kan sepi, kalau pagi sampai siang, disini kan banyak angkot parkir dan itu tidak mungkin terjadi" Tuturnya.

Kapten Inf Gatot Wijayanto, Pasiter Kodim 0623 Kota Cilegon saat dikonfrimasi mengatakan bahwa Pihaknya tidak baru mengetahui hal tersebut. Gatot memaparkan bahwa perawatan pagar yang hilang tersebut merupakan tanggung jawab Pemkot Cilegon.

" Kalau pagar yang dimaksud itu, lahannya disewa Pemkot termasuk juga perawatannya, kalau tanggung jawab kami sampai di Patung Tugu Pahlawan" Jelasnya.

Sementar itu, Tunggul Simanjuntak, Kepala Bagian Perlengkapan Setda Cilegon membantah bahwa Pagar -pagar tersebut bukanlah tanggung jawab Pemerintah Kota Cilegon. Bahkan dirinya baru mengetahui hal tersebut setelah mendapat informasi dari awak media.

" Kalau pagar yang dimaksud itu bukan bagian dari tanggung jawab pemkot, tapi itu lahan KS, saya baru tahu dari media kalau ada pagar yang hilang" Tandasnya.

Mendengar informasi tersebut, Tunggul langsung memerintahkan anak buahnya untuk mengecek kebenaran hilangnya pagar-pagar tersebut.

" Sekarang Saya sudah suruh staf untuk mengecek ke lokasi, apa benar hilang atau tidak" Pungkasnya.

Go to top