Pemkot Rawan Pencurian

Pemkot Rawan Pencurian

detakserang.com- CILEGON, setelah salah seorang warga yang kehilangan helem beberapa waktu lalu di Lingkungan Pemkot Cilegon, kini nasib sam dirasakan Endah Handayani (16) salah satu dari beberapa siswi dari SMK PGRI Pandeglang yang tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) dipemkot Cilegon. Siswi berparas belia ini telah kehilangan dompet di salah satu ruangan Bagian Pemerintah Kota Cilegon.

Informasi yang berhasil dihimpun, hilangnya dompet tersebut saat Endah bersama teman-temannya meninggalkan ruangan tersebut untuk makan siang sekitar pukul 12.00 wib. Rekan Endah, yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut.

"Betul, teman kami telah kehilangan dompet berisi ATM dan uang tunai sebesar Rp. 300 ribu,"ujarnya kepada detakserang.com, Selasa (6/5).

Mega, yang juga rekan sekolah Endah yang tengah Magang di Lingkungan Pemkot Cilegon juga menyatakan hal yang sama.

"Kita memang berasal dari SMK PGRI Pandeglang jurusan administrasi perkantoran, kebetulan mendapat tugas PKL dipemkot cilegon, kami baru 1 bulan magang dari target 2 bulan, sekitar pukul 12.00 wib, seperti biasa, kami makan siang, teman saya Endah ikut juga, tapi pas kembali ke ruangan, saya mendengar kalau Endah hilang dompetnya," katanya.

Sementara itu Kasi Trantib Pol PP Endang Sudrajat ketika dikonfirmasi mengatakan, anggotanya tidak berani untuk mengecek keamanan langsung ke ruangan.

"Masing-masing sendiri area, dan lagi yang keluar masuk itu banyak, kita sudah melakukan prosedur penjagaan dengan benar. Mungkin saja korban lupa menaruh dompetnya, nanti kita akan koordinasi dengan anggota yang berjaga di situ," kata Endang.

Pantauan detakserang.com dilokasi kejadian, beberapa staf pemkot yang belum pulang beserta rekan-rekan media yang penasaran dengan kejadian tersebut langsung melihat CCTV yang dipasang pada sekitar area ruangan pemkot cilegon, guna memastikan pada jam 12.00 wib apakah ada yang masuk ke ruangan atau tidak. Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada kejelasan mengenai siapa pelakunya, dan sayangnya korban ketika dimintai keterangan memilih bungkam. 

Go to top