Biaya Kerugian Tabrakan KMP Marisa Nusantara Belum Dapat Dipastikan

Biaya Kerugian Tabrakan KMP Marisa Nusantara Belum Dapat Dipastikan

detakserang.com- CILEGON, Tubrukan yang terjadi antara KMP Marisa Nusantara dengan Kapal Cargo MV Qi Hang di Perairan Selat Sunda, sekitar 2 mil sebelum Kapal Penumpang bersandar di Pelabuhan Bakeuheni dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, membuat kondisi bodi kapal Marisa Nusantara robek sepanjang 7 meter. Hingga saat ini, Pihak pengelola Kapal, PT. Jembatan Nusantara Belum dapat memperkirakan kerugian yang dialami paska insiden terjadi.

"Untuk kerugian setelah tabrakan, belum dapat kami pastikan nilainya". Ujar Adam, Manajer Opersional PT. Jembatan Nusantara yang mengelola KMP Marisa Nusantara, saat membalas konfirmasi detakserang.com melalui pesan singkat dari telepon genggamnya, Minggu (4/5).

Masih kata Adam, hingga saat ini Pihaknya masih menunggu kedatangan Pihak Asuransi untuk mengetahui detail kerugian yang ditimbulkan setelah mendapat laporan dari pemeriksaan.

"Nanti ada tim dari asuransi yang menghitung semua kerugian, sekaran tim belum datang" Tandasnya.

Saat ditanya mengenai kerusakan kapal, pihaknya enggan berkomentar banyak karena yang berhak menentukan kerusakan-kerusakan kapal paska insiden ditentukan oleh KSOP Banten.

"Maaf mas, kita tidak bisa komentar soal itu, semua sudah diserahkan ke KSOP Banten" Terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Nafri, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten membenarkan adanya insiden tabrakan yang terjadi antara Kapal Penumpang Marisa Nusantara dengan Kapal Cargo MV Qihang berbendera Kamboja. Masih menurut Nafri, Sekitar pukul 02.00 wib, lanjutnya, saat KMP Marisa Nusantara akan memasuki alur Pelabuhan Bakeuheni terjadi tubrukan dengan kapal MV Qi Hang.

"Memang benar ada kecelakaan laut, tabrakan antara KMP Marisa Nusantara dan MV Qihang. Kejadian terjadi hari sabtu, Pukul 02.00 wib dinihari, pada posisi 05'-53-03" LS - 105-49'-04" BT diperairan selat sunda. Kejadian saat itu, KMP Marisa baru akan memasuki alur pelabuhan bakauheni, dengan mengangkut muatan 241 jiwa penumpang, 36 unit kendaraan. kemudian saat akan memasuki alur Pelabuhan Bakauheni, terjadi tubrukan dengan Kapal Qihang yang memotong (Cross) jalur kapal marisa kemudian terjadilah tabrakan" Tuturnya.

Atas kejadian tersebut, Lanjut Nafri, Pihaknya langsung memerintahkan kapal untuk segera bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Bakeuheni karena mengalami kerusakan.

"Kapal penumpang langsung disandarkan di Dermaga IV, Kondisi kapal memang benar terjadi kerusakan dihaluan kanan, robek dengan lebar 5 meter dan panjang 7 meter, untuk kerugian kapal, kami belum tahu, karena kami sedang konsentrasi juga memburu kapal Qi Hang" Terangnya.

Go to top