Baru Beroperasi 5 Hari, KMP Mutira Persada I Kandas

Baru Beroperasi 5 Hari, KMP Mutira Persada I Kandas

detakserang.com- CILEGON, Kapal muatan penumpang (KMP) Persada Persada I milik Perusahaan PT Atosim Lampung Perkasa (ALP) yang baru saja beroperasi tanggal 25 maret, 5 hari yang lalu, kandas saat hendak bersandar di Dermaga III, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon dari Pelabuhan Bakeuheni.

Informasi yang berhasil di himpun detakserang.com KMP Mutiara Persada I kandas pada pukul 02.00 wib Minggu pagi dini hari, di Pulau Merak Besar tepatnya di depan dermaga tiga Pelabuhan. Kapal yang hendak melakukan olah gerak dermaga tiga gagal sandar hingga membuat kapal terbawa arus.

Menurut salah sekuriti yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kapal tersebut baru datang dari Pelabuhan Bakauheni dan akan sandar di dermaga tiga untuk membokar muatan. Lanjutnya, Kapal akhirnya tak dapat bersandar dan terbawa oleh arus.

"Sekitar jam dua subuh lah kapal tiba dekat pulau merak besar, saat mau sandar di dermaga, tidak tahu kenapa, atau terbawa arus, kapal tiba-tiba menjauh di dermaga tiga, hingga ahirnya kandas dekat pulau," ungkapnya.

Masih menurutnya, kapal tersebut diduga kandas akibat terbawa arus laut yang cukup kencang atau kru kapalnya belum terbiasa dengan kondisi Pelayaran Merak Bakuheni.

"saya rasa ada dua kemungkinan terbawa arus, dan kurang pahamnya atau kru kapal belum berpengalaman dengan kondisi Perairan Selat Sunda, karena kapal baru sebulan di Merak dan baru beroperasi," terangnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Nana Sutisna, Manager Usaha Pelabuhan PT. ASDP Cabang Utama Merak membenarkan adanya peristiwa kapal tersebut.

"memang benar kapal KMP Mutiara Persada I kandas, akibat terbawa arus, saat itu kapal akan sandar di dermaga tiga," tuturnya.

Lantaran tidak mengganggu arus sandar kapal lainnya yang hendak melakukan bongkar muat di dermaga Tiga, Nana memerintahkan kepada kru kapal untuk menarik dengan menggunakan Tug Boat.

"kalau lama kandasnya cuman setengah jam, memang sempat mengganggu namun berhasil kita evakuasi dengan tugboat, dan kapal langsung kita engkerkan, dan untuk sementara tidak boleh Operasi, hingga pemeriksaan kapal tersebut selesai," terangnya (BTK)

Go to top