Pungli parkir di MTQ Cilegon

Pungli parkir di MTQ Cilegon

detakserang.com- CILEGON, Penyelenggaraan MTQ ke XI Tingkat Provinsi Banten yang diadakan di Lapangan Helypad Krakatau Steel, tidak hanya menjadi momentum yang dibanggakan bagi Umat Muslim di 8 kabupaten dan kota untung saling berlomba membumikan Alqur'an.

Namun kegiatan ini tercoreng oleh ulah segelintir oknum memanfaatkan momemtum tersebut untuk meraup keuntungan tanda dasar yang jelas.

Pasalnya, sekelompok oknum yang ditengarai oleh para pemuda dan petugas keamanan ini yang mengaku sebagai petugas parkir mulai menarik ongkos parkir sebesar 2ribu rupiah kepada para pengunjung yang memarkir kendaraan di area tersebut dan diduga bermodus intrik "pungutan liar".

Pantauan detakserang.com dilapangan, pada malam hari pertama penyelengaraan pembukaan MTQ, sejumlah pemuda yang digalang oleh petugas keamanan mulai mengarahkan pengendara sepeda motor untuk parkir di tempat yang sudah diatur disejumlah titik.

Saat detakserang.com mencoba mengkonfirmasi otak dibalik pungutan liar parkir tersebut, para pemuda yang enggan menyebutkan namnya mengatakan bahwa penarikan pungutan tersebut telah diperintahkan petugas keamanan yang berjaga di gedung PKBL PT Krakatau Steel.

"Sekarang parkirnya bayar pak. Ini sesuai yang ada di kertas parkir harga ongkos parkir Rp2.000. Yang menyuruh kami, petugas keamanan yang berjaga di Gedung PKBL PT Krakatau Steel," ujar pemuda tersebut, Kamis (20/3) malam.

Hal ini tidak hanya terjadi didalam area Lapangan Heliped PT. KS, namun pantauan dilapangan, tepatnya di depan Makodim 0623 Cilegon, seluruh kendaraan roda dua diarahkan masuk ke arah kanan disamping gedung PKBL PT KS.

Bahkan bukan itu saja, gerombolan oknum pemuda didampingi petugas keamanan yang berseragam logo perusahaan BUMN ini, sudah menunggu para pengguna roda dua untuk memarkir kendaraan mereka.

Saat berusaha dikonfirmasi tentang aturan penetapan pungutan restribusi parkir yang dikenakan, para pemuda tersebut hanya menjawab pendek seraya mengarahkan pandangan kepada petugas sekuriti berseragam PT. KS yang ada dilokasi tersebut.

" setoran dari uang parkir itu sebagai pemasukan kepada petugas keamanan yang berjaga di PKBL PT KS disini". Tandasnya polos. (BTK)

Go to top