Print this page

Manfaatkan Limbah Sampah, Mahasiswa UNPAM Sulap Botol Bekas Jadi Vas Bunga

Manfaatkan Limbah Sampah, Mahasiswa UNPAM Sulap Botol Bekas Jadi Vas Bunga

Detakbanten.com BOGOR - Pendidikan keterampilan untuk anak-anak memiliki peran penting sebagai upaya untuk meningkatkan daya berfikir, daya ekspresi, daya eksplorasi, daya imajinasi, daya kreasi dan seni dalam membuat keterampilan.


Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PmKM) dapat diartikan sebagai respon akademik masyarakat kampus atas kebutuhan, tantangan, atau persoalan yang dihadapi oleh masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.IMG 20211112 WA0038

Dengan mengacu pada Tridharma Perguruan Tinggi, yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diperkuat dengan UU No. 12 Tahun 2012, Pasal 1 Ayat 9. Seluruh sivitas akademika wajib dan bertanggung jawab dalam mewujudkan Tridharma tersebut.

Pemanfaatan limbah sampah sebagai media keterampilan diharapkan anak-anak dapat berkembang dengan imajinasi mereka menjadikan limbah seperti apa yang mereka inginkan dengan ragam bentuk dan pola-pola baru yang menarik sesuai dengan apa yang ada di imajinasi mereka. Meski kelihatan sederhana tetapi bagi anak hal ini sangat penting karena dengan media limbah sampah anak-anak belajar banyak tentang cara menfaatkan limbah menjadi barang berguna serta anak-anak dapat belajar mencintai lingkungan hidup.

Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu, (16/10/2021) tersebut, bertempat di MI Nurul Hidayah Yapia Jl. Yapia Rt. 02/03 Desa Waru Jaya Kec. Parung – Kab. Bogor.
Dengan target sasaran Siswa/i kelas 4. Pelaksanaan kegiatan ini diketuai oleh Salwa Choerunnisa Pebriyanti, dan beranggotakan Anas Alif Videya, Novi Angelia Tri Prasiwi dan Reza Siti Nurparijah Serta di dampingi oleh Ibu Suciati Muanifah, S.E.M.M. Selaku Dosen pembimbing. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam 2 tahap acara, yaitu tahap sosialisasi dan tahap praktik pembuatan Vas Bunga.

Tahap pertama, Ketua PmKM mensosialisasikan Siswa/i mengenai dampak yang ditimbulkan dari limbah sampah terhadap lingkungan sekitar, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan bagi anak-anak dalam meminimalisir pembuangan limbah sampah secara sembarangan.

Kemudian, untuk tahap kedua siswa/i melakukan praktik pembuatan vas bunga dari botol bekas yang telah di sediakan oleh mahasiswa PmKM.

Antusiasme dan minat anak-anak yang tinggi akan kerajinan tangan berbahan dasar limbah sampah merupakan celah positif untuk meningkatkan kreativitas. Respon baik dari anak-anak MI NURUL HIDAYAH YAPIA 01 juga mebuktikan bahwa industri kreatif menjadi salah satu indutri yang bagus untuk sekarang ini.

Adapun kegiatan pengabdian ini kami lakukan dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan pada anak-anak di MI NURUL HIDAYAH YAPIA 01. Agar anak-anak lebih kreaitf, terampil, inovatif, dan imajinatif dalam mengeksploitasi kemampuan mereka dalam membuat kerajinan tangan dengan media limbah sampah.
Dengan adanya kegiatan PmKM ini kami sebagai mahasiswa mengharapkan agar siswa/i dapat mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari, hal ini dilakukan agar dapat meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah sampah.

Penulis:
Salwa Choerunnisa Pebriyanti, Anas Alif Videya, Novi Angelia Tri Prasiwi dan Reza Siti Nurparijah.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Pamulang