Tiga Pelajar Jadi Tersangka

ilustrasi (kaskus) ilustrasi (kaskus)

detakbogor.com- BOGOR, Polres Bogor menetapkan tiga pelajar SMK sebagai tersangka dalam kasus tawuran pelajar yang menewaskan, Ade Sudrajat (16), siswa kelas 1 SMK Wiyata Kharisma. Korban tewas di lokasi akibat terkena sabetan clurit di kepalanya, Rabu (12/2) petang.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto mengatakan, tiga pelajar yang sudah ditetapkan sebagai tersangka bernama RD (16), YP (16) dan FB (15). Mereka merupakan siswa SMK Menara Siswa dan YKTB.

“Ketiganya ikut mengeroyok korban. Sedangkan pelaku pembacokan masih buron bernama Riki. Dia belum diketahui alumni dari SMK mana,” ujarnya, Kamis (13/2).

Didik menjelaskan, awal kejadian bermula saat sekelompok siswa SMK Menara Siswa (Mensis) nongkrong di Gapura perumahan Telaga Kahuripan dekat pangkalan ojek, tiba-tiba diserang sekitar 30 orang  siswa SMK Wiyata Karisma yang bergabung dengan siswa SMK YKTB Kota Bogor sambil membawa clurit yang dipimpin oleh Deden siswa SMK YKTB 1 Yasmin dan RIDHO siswa SMK YKTB jalan Semeru.

“Kedua siswa SMK YKTB itu mengajak siswa SMK Wiyata Karisma untuk bergabung dan menyerang siswa SMK Menara Siswa yang sedang nongkrong,” ungkapnya.

Kedua sekolah tersebut katanya, memiliki dendam lama dan sering terlibat tawuran.”Dari keterangan FB, pelaku pembacokan adalah Riki yang tidak diketahui sudah tidak sekolah dan tidak diketahui asal sekolahnya,” imbuhnya.

Ciri-ciri Riki berkulit hitam, menggunakan sweter hitam, pakai seragam,tinggi sekitar 160 centimeter,badan kecil,rambut hitam belah pinggir kiri gondrong dan membawa clurit dengan panjang sekitar 20centimeter yang disimpan didalam tas.

“Saat kejadian korban lari mundur untuk hindari serangan balik dan akhirnya terjatuh dan saat itu korban dikeroyok oleh siswa Mensis dengan cara dipukul dan ditendang,” terang Didik.

Kemudian Riki membacok korban dengan clurit yang dibawanya dan mengenai kepala bagian belakang korban. Setelah kejadian itu semua siswa berpencar karena dikejar dan ditangkap oleh warga setempat.

“Ketiga pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Tiga pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran adalah Agung, Bastiar dan Riki,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tawuran antar pelajar SMK di Bogor kembali pecah. Seorang pelajar tewas terkena sabetan clurit. Aksi tawuran terjadi di jalan Raya Kemang-Bogor, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, antara siswa SMK Wiyata Kharisma dengan SMK Menara Siswa Bogor, Rabu (12/2) siang.

Seorang pelajar, Ade Sudrajat (16), siswa kelas 1 SMK Wiyata Kharisma, tewas di lokasi akibat terkena sabetan clurit di kepalanya. Warga Kampung Tegal RT 1/03 Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ini, tewas dengan 3 luka sabetan clurit di bagian kepala, pinggang dan punggungnya.

Kanit Reskrim Polsek Kemang, AKP Suradi mengatakan, aksi tawuran terjadi sekitar pukul 14.00. "Tawurannya di tengah jalan. Saat kita ke lokasi, korban sudah meninggal dan celurit masih menancap di kepala,” pungkasnya. (rul)

Go to top