Janji Bupati, April Huntara Selesai Dibangun

Janji Bupati, April Huntara Selesai Dibangun

detaktangsel.com- BOGOR, Dua pekan pasca bencana longsor akibat pergeseran tanah di Kampung Gobang, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Bupati Bogor Rachmat Yasin meninjau lokasi tersebut.


Dirinya berjanji akan membangun secepatnya hunian sementara (huntara) bagi para korban bencana. “Saya akan mempercepat pembuatan hunian sementara. Paling cepat awal April dan paling telat 30 April, masyarakat sudah dapat menempatinya sambil menunggu hunian permanen yang akan diselesaikan kurang lebih sepuluh bulan kedepannya,” ujar ketua DPW PPP Jabar ini.

Bupati pun berencana untuk mendirikan sarana umum seperti sekolah, sarana air bersih, MCK, mushola dan memperbaiki jalan yang rusak akibat pergeseran tanah.

“Sarana penunjang umum juga akan menjadi fokus pemerintah daerah, misalnya membangunan kembali sekolah yang rusak. Jalan-jalan yang rusak akan kita perbaiki karena jalan merupakan akses terpenting dari masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk hunian sementara memang sudah terencana. Dan tujuannya agar masyarakat tidak tinggal dirumah sanak saudaranya karena itu sifatnya tidak akan lama.

Usai mengunjungi pengungsian, ia langsung meninjau lokasi hunian sementara di Kampung Cimuncang dengan mengunakan Haglund yang merupakan bantuan dari PMI pusat untuk membantu membawa logisitik kepada korban bencana yang lokasinya sulit dijangkau.

“Semula lokasi hunian sementara ada di atas bukit Kampung Cimuncang. Namun karena lokasinya jauh dan meyulitkan masyarakat untuk beraktivitas. Oleh sebab itu, saya pindahkan ke bawah dekat Lapangan Bola yang luasnya sekitar 1 hektar,” terangnya.

Menurutnya, lokasi tersebut cukup untuk dijadikan hunian sementara. Sedangkan untuk hunian permanen pihaknya sudah mendapatkan lokasinya di Tegal Panjang seluas 5 Hektar. “Tapi yang utama akan mempercepat bangunan hunian sementara jangan sampai mempersulit masyarakat yang rumahnya sudah hancur karena bencana tanah longsor,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibadak Ulung Syahputera tidak akan mempermasalahkan tanahnya digunakan untuk pembangunan huntara. Sebab, bagaimanapun itu untuk kepentingan umum.

“Awalnya saya menolak menggunakan lapangan ini untuk dijadikan hunian sementara, karena waktu kampanye menjadi kepala desa saya berjanji untuk memajukan sepak bola di desa ini. Namun saya sudah ikhlas untuk meminjamkan tanah digunakan untuk pembangunan hunian sementara karena warga Kampung Gobang merupakan masyarakat saya juga,” jelasnya.

Ia menambahkan, lahan yang tersedia kini juga akan memudahkan akses masyarakat.dan memang ada benarnya apa yang dikatakan oleh Bupati Bogor benar karena tempat ini memang layak digunakan untuk membuat hunian sementara, yang lokasi sebelumnya sangat jauh dan di atas bukit yang tentunya mempersulit akses masyrakat. (rul)

Go to top