Jelang Libur Panjang, 36 ribu Pengendara Serbu Kawasan Puncak

macetBOGOR- Jelang perayaan Hari raya Idul Adha yang jatuh pada Selasa (15/10), arus lalu lintas di jalur puncak, Bogor mulai padat. Bahkan di beberapa titik mengalami kemacetan sepanjang lebih kurang lima Kilometer (5km).

Hal itu disebabkan karena warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) memanfaatkannya untuk rekreasi ke sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak, Bogor, Minggu (13/10).

"Kemacetan terjadi selepas pintul tol Ciawi hingga kawasan Megamendung-Cipayung. Hal itu dikarenakan di simpang gadog kondisi jalan bottle neck (leher botol), sehingga terjadi antrean saat memasuki kawasan Puncak dengan jumlah kendaraan 36 ribu unit," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas, Polisi Resort Bogor, Ajun Komisaris (AKP) Muhamad Chaniago.

Dikatakannya, kepadatan arus lalulintas di jalur Puncak ini sudah terjadi mulai Jumat (11/10) petang dan Sabtu (12/10). "Kemungkinan kepadatan akan terus terjadi hingga hari "H" Idul Adha mendatang, karena pemerintah mengeluarkan kebijakan cuti bersama, besok (Senin,red)," tambahnya.

Untuk mengatasi kepadatan dan kemacetan, pihaknya menerjunkan 100 personil yang ditempatkan di sejumlah titik rawan, seperti di simpang Gadog, pertigaan Pasir Muncang, Pasir Angin, Tanjakan Selarong, Simpang Megamendung, Cipayung Datar, Taman Wisata Matahari, Cimory, Pasar Cisarua, Taman Safari Indonesia (TSI), Riung Gunung, Masjid Attaawun hingga restoran Rindu Alam.

"Kami berlakukan one way (satu jalur) sehari dua kali. Pada pukul 08:00-11:00 WIB dengan prioritaskan kendaraan dari arah Jakarta ke Puncak, kemudian pada pukul 16:00-17:00 WIB, untuk kendaraan yang turun," terangnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, karena terbatasnya personil untuk membantu dan mempermudah pemantauan arus lalu lintas dilapangan, jajarannya memanfaatkan CCTV yang terpasanag sebanyak 14 titik. "Kita pun memantau arus lalulintas melalui CCTV milik MTNC Korlantas Mabes Polri," imbuh Chaniago.

"Jika dalam visual CCTV terjadi kemacetan yang cukup parah di satu titik, maka anggota kami yang bertugas di lokasi yang sudah lancar akan diperintahkan terjun untuk mengaturnya," sambung Chaniago.

Sementara itu, Humas TSI Yulius Suprihardo mengatakan tingkat kunjungan di lokasi wisata satwa itu mencapai 1.000 hingga 2.000 pengunjung. "Kepadatan antrean pengunjung pengnjung sudah terlihat di loket masuk TSI dan parkiran," katanya.

Untuk menghibur pengunjungnya, pihaknya menggelar sejumlah acara seperti halloween dan panggung-panggung hiburan di beberapa titik keramaian. "Di perayaan Idul Adha kali ini tidak ada acara khusus, kegiatan seperti biasa halloween, panggung hiburan dan kegiatan rutin tahunan yakni lomba foto satwa," pungkasnnya. (rul)

Go to top