DPMSTP Provinsi Banten Bakal Terapkan Sistem Online

DPMSTP Provinsi Banten Bakal Terapkan Sistem Online

detakbanten.com SERANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMSTP) Provinsi Banten mulai Juni ini bakal menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) online.

"Soft launching-nya nanti Juni, tinggal itu aja, konsultannya ada tinggal finishing aja, tadi sudah dites KPK," ungkap Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta di Serang.

Menurut Sekda, PTSP online tersebut akan berupa aplikasi yang bisa diunduh di perangkat smarthpone seperti Android. Dengan seperti itu, proses perizinan akan bisa lebih mudah, cepat dan sederhana. "Orang tidak harus ke sini (DPMPTSP), ini kan pengaduan harus ke sini, nanti tinggal lewat online saja," ucapnya.

Saat ini menurut Sekda, Pemprov Banten telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan penggunaan server untuk menampung data-data tersebut. "Apakah mau disatukan dengan Kominfo atau di sini, tinggal itu (yang perlu dipersiapkan)," tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Banten Wahyu Wardhana menjelaskan, saat ini yang sedang dikerjakan sebelum soft launching yaitu penginputan data-data jenis perizinan. "Ada 202 jenis perizinan di kita, mungkin Juni nanti baru sekitar 20 perizinan yang sudah terinput, kita berharap Agustus sudah terinput secara seluruhnya," sebutnya.

Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menjelaskan, pihaknya sudah bertemu dengan Gubernur dan Sekda Banten. Dalam pertemuan tersebut ada beberapa hal yang dibahas, salah satunya terkait proses perizinan yang harus seger secara online di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Menurut Pahala, dengan sistem online, proses perizinan-perizinan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten seperti izin investasi, pertambangan, trayek serta bentuk perizinan lainnya dapat transparan dan lebih mudah. "Agar bisa melalui Android. Saya rasa Banten sangat bisa (menerapkan sistem PTSP elektronik atau online). PTSP Banten saya minta segera online, belajar dari banyak daerah lain, cerita teknis kita ubah dengan komitmen daerah," tandasnya.

Go to top