Renovasi Gedung Farmasi Terhambat Obat Yang Belum Dipindahkan

Renovasi Gedung Farmasi Terhambat Obat Yang Belum Dipindahkan

detakbanten.com Pandeglang - Renovasi gudang penyimpanan obat (farmasi) milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, sampai hari ini baru mencapai sekitar 30%.

Lambatnya pembangunan, menurut pelaksana proyek yang didanai dari APBD Kabupaten 2015, tersebut diantaranya disebabkan karena masih adanya obat- obatan yang menumpuk didalam digudang.

"Kita bingung mau bongkar atap gudang karena masih ada obat- obatan yang belum dipindahkan. Kalau kita paksakan khawatir bisa merusak obat tersebut," kata Rival, pelaksana CV. Suci pratama, ketika ditemui dilokasi, Jumat (20/11/2015).

Rival melanjutkan bahwa pihaknya telah meminta kepada Dinas terkait untuk segera memindahkan obat tersebut, namun belum juga ada tanggapan.

"Dari awal jauh hari pelaksanaan, kita sudah sampaikan bahwa obat- obat tersebut untuk segera dipindahkan agar tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan," tambahnya.

Menurut Rival, dinas beralasan belum memindahkan obat- obatan itu karena mereka tidak memiliki anggaran untuk sewa tempat sementara.

"Menurut mereka (Dinkes) alasannya tidak ada anggaran. Jadi sampai hari ini kami belum berani bongkar gedung yang satu lagi, apalagi ini musim hujan telah tiba," ungkapnya.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas terkait belum bisa dikonfirmasi.

Go to top