Seniman Banten Beri Kado HUT Banten

Seniman Banten Beri Kado HUT Banten

detakserang.comBANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerjasama dengan Galeri Nasional Indonesia serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud). Ketiga instansi ini menyelenggarakan pameran seni rupa di Kantor Pendopo Gubernur Lama, Jalan Brigjen Syam'un, Kota Serang, Jumat (3/10).

"Seniman juga perlu apresiasi. Ini penghargaan untuk seniman Banten, upaya 'survive' seniman Banten," kata Asisten Daerah (Asda) II Pemprov Banten Widodo Hadi mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno. Ia sedang melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat di Kota Bandung.

Pameran seni rupa ini mengambil tema 'Hirup Jeung Huripna' yang memiliki arti 'Hidup dan Kehidupannya'.

"Ini merupakan media agar seniman Banten dapat bersaing dengan seniman daerah lain. Semangat ini harus terus dipacu melalui pameran nasional dan internasional," tegas Widodo.

Pameran seni rupa dan patung ini menampilkan sembilan karya seni rupa dari Jakarta dan 36 karya seni anak Banten.

"Semoga para seniman Banten bisa bersanding dengan Dinas Kebudayaan untuk melakukan pameran pada tahun berikutnya," kata Kepala Galeri Nasional Tubagus Andre Sumarna.

Pameran seni rupa ini sebagai kado bagi Provinsi Banten yang akan merayakan Hari Ulang Tahun Ke-14, 4 Oktober mendatang.

"Pendopo hari ini kita sulap menjadi Gedung Seni. Semoga gedung ini bisa menjadi Gedung Seni sesuai rencana pemerintah Banten yang akan menjadikan pendopo menjadi sarana seniman Banten di masa mendatang," ujarnya.

Sebelum menggelar pameran senirupa ini, pihak panitia bersama Galeri Nasional menyeleksi terhadap 200 karya seni yang akan dipamerkan. Lalu, terpilih 45 karya seni yang layak ditampilkan. Pameran ini akan dibuka hingga 11 Oktober mendatang. Masyarakat yang ingin menikmati hasil karya ini, bisa datang pada pukul 10.00 hingga 20.00 wib.

"Di Banten akan muncul aliran khas seniman lokal. Pertama kali diadain dan ini awal yang baik. Ini karya bentuknya instalasi, patung, lukisan, dan foto. Di Banten luar biasa, karena perupa lokal sudah mengikuti perkembangan," tegasnya.

Go to top