KPK Gelar Workshop Korsubga Korupsi Di Banten

KPK Gelar Workshop Korsubga Korupsi Di Banten

detakserang.com- BANTEN, KPK menggelar workshop koordinasi dan supervisi pencegahan gabungan (Korsubga) korupsi di Banten, yang bertempat di Aula Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Dengan narasumber Deputi Bidang Pencegahan KPK RI, yang akan diselenggarakan hingga dua hari kedepan. Kamis (10/4)

Workshop Korsubga Korupsi yang dihadiri, Staf Ahli Gubernur, Asisten Daerah Seluruh, Kepala SKPD Kepala Biro Pengguna Anggaran, Peninjau dari civitas akademika, peninjau dari Ormas dan mahasiswa, Kuasa Pengguna Anggaran, Bendahara Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, Panitia Pemeriksa Barang Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Workshop yang di masudkan sebagai, sarana koordinasi dan peyamaan visi, tentang pencegahan korupsi di pemerintahan Provinsi Banten, serta menyusun agenda aksi pencegahan korupsi untuk diusulkan dalam agenda Musrenbang 2014.

Sementara itu dalam sambutanya, Wakil Gubernur Banten Rano Karno, menyampaikan pada seluruh SKPD agar berkomitmen dalam melakukan pengawasan serta penatakelolaan berprinsip good goverment pada saat menggunakan anggaran.

Rano pun menyindir soal keterkaitan antara politik dinasti dengan permasalahan korupsi di tanah jawara ini, "Korupsi adalah fenomena yang sangat komplek, yang tidak bisa di tangani melalui good governance saja, tetapi karena juga sistem politik," sambungnya.

Hal ini pun di amini oleh Taufiqurrahman Ruqy, mantan ketua KPK, "korupsi adalah sisi gelap dari kekuasaan. Kekuasaan yang berlebihan, akan membawa korupsi yang luas," ucapnya dalam sambutan.

Sementara itu Iswan Elmi Debuti bidang pencegahan korupsi KPK RI,dalam sambutanya mengatakan "Workshop ini,tidak berniat untuk merusak,tapi membantu membangun (Banten). semua pihak di banten, sudah sepakat,dan bertekad untuk berantas korupsi dinasti"

Workshop ini tambahnya,di tujuan, cara-cara pengelolaan anggaran-anggaran yang di serapat pemerintah Banten, agar di gunakan sebagai mana mestinya,agar terhindar dari praktek-praket korupsi.

Go to top