Pasca Gempa Bumi Chili, Status Pelabuhan Merak Waspada

Pasca Gempa Bumi Chili, Status Pelabuhan Merak Waspada

detakserang.com - CILEGON, Pelabuhan Penyeberangan Merak dinyatakan dalam status waspada setelah BMKG Kota Serang melangsir kondisi tersebut pasca gempa bumi berkekuatan 8.2 Skala Richter (SR) yang terjadi di lepas Pantai Chili, Amerika Selatan, 2 April 2014. Bencana alam itu berpotensi tsunami dan berimbas hingga di sejumlah daerah di Indonesia tak terkecuali Provinsi Banten.

Hal ini dibenarkan Humas Manajer PT ASDP Ferry Cabang Merak Mario S Oetomo saat dikonfirmasi, Kamis (3/4).

"Kita mendapat informasi dari BMKG Serang agar meningkatkan status waspada di Pelabuhan Merak. Karena Pascagempa bumi di Chili diperkirakan berimbas hingga Indonesia termasuk Banten," tandasnya.

Mario menjelaskan, pihaknya langsung melakukan koordinasi kepada seluruh pemilik kapal dan perusahaan kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak. Mereka diminta meningkatkan status kewaspadaan saat melakukan penyeberangan melintas dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakeuheni.

"Kita tetap wasapada meski informasinya hanya setengah meter," tuturnya.

Walaupun status penyeberangan di Pelabuhan Merak dikategorikan dalam kondisi waspada, menurutnya, kondisi kecepatan angin dan ketinggian gelombang masih tergolong dalam keadaan normal. Kecepatan angin 5-10 knot dan gelombang 0.5 - 0.7 meter.

Mario menambahkan, PT ASDP Ferry Cabang Merak hingga saat ini tidak terpengaruh atas kondisi tersebut. Untuk itu, pihaknya masih mengoperasikan kapal sebanyak 23 kapal yang melayani para penumpang yang menggunakan jasa Pelabuhan Merak.

"ASDP saat ini mengoperasikan kapal di Lintasan Penyeberangan Merak - Bakeuheni sebanyak 23 kapal untuk melayani penumpang," pungkasnya (BTK)

Go to top