Mata Banten Buka Posko,Awasi Money Politik

Mata Banten Buka Posko,Awasi Money Politik

detakserang.com- BANTEN, Untuk mengawal proses demokrasi jujur, adil, dan transparan serta taat hukum,selama pesta demokrasi berlangsung di tanah jawara,Masyarakat Transparansi (MATA) Banten bersama Indonesia Coruption Watch (ICW),mendirikan posko,pemantauan politik uang,selama Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014 mendatang,Senin (24/3/14)

 

Berawal dari banyaknya temuan,temuan pelanggaran-pelanggaran yang telah,"Maka dari itu Mata, dan ICW Banten mendirikan posco politik ini, hingga saat ini hasil pemantauan yang dilakukan sementara ini masih marak terjadi, dengan berbagai modus dalam prakteknya" ungkap Direktur Eksekutif MATA Fuaduddin Bagas.

"Hasil pemantauan,"lanjut Bangas, kami akan kumpulkan berikut kronologis dan barang bukti. Kemudian, setiap pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan kami laporkan kepada pihak berwenang, yakni Bawaslu, agar temuan tersebut dapat diproses dan para pelaku pelanggaran diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku."

Tambahnya,pemantauan ini juga tidak hanya dilakukan terhadap peserta pemilu, melainkan juga terhadap penyelenggara pemilu itu sendiri. Karena, politik uang tidak hanya terjadi antara calon dengan pemilih. Tetapi juga berpotensi terjadi ditingkat penyelenggara seperti KPU maupun Panitia Pengawas Pemilu.

Di waktu bersamaan tim koordinator pemantau lapangan,Irwan Hermawan menambahkan, " dalam pemantauan politik uang ini pihaknya melibatkan 15 pemantau, yang berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan,masyarakat sipil, yang akan di sebar di iap-tiap daerah-daerah yang memiliki potensi terjadinya politik uang pada Pemilu 2014 ini.

"Team Pemantau kita menyebar di delapan kabupaten/kota di Banten, dengan kerja 24 jam,dengan dibekali I'd card,sebagai tanda pengenal," ujar Irwan kepada media,Irwan juga meminta masyarakat untuk bekerja sama menjaga integritas pemilu ini dengan melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi ke posko pemantauan pemilu MATA Banten dengan nomor telepon 085945549294 atau via www.politikuang.net.

Irwan juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan identifikasi terhadap caleg-caleg nakal yang berpotensi melakukan politik uang, di antaranya adalah caleg-caleg incumbent yang memanfaatkan anggaran negara, terutama caleg yang memiliki kekerabatan dengan kepala daerah atau birokrat lainnya. (Mow)

Go to top