Pemkot Tak Serius Tangani Situ Rawa Arum

Pemkot Tak Serius Tangani Situ Rawa Arum

detakbanten.com- GROGOL, Pemerintahan Kota (Pemkot) Cilegon terkesan tidak serius menangani permasalahan Situ Rawa Arum di Lingkungan Rawa Arum, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Sebelumnya, Tb Iman Ariayadi, Walikota Cilegon saat mengunjungi obyek wisata yang telah lama terbengkalai ini, berjanji untuk membenahi Situ ini pada 2014.

Janji mengucurkan dana anggaran sebesar Rp4 miliar tidak terealisasi hingga saat ini. Alhasil janji walikota ini dinilai mencederai para tokoh masyarakat atas apa yang disampaikan. Karena hingga pembukaan awal 2014, pemkot belum menunjukkan realisasi dalam pembangunan Situ tersebut.

Husein Sayidan, salah satu tokoh masayarakat setempat mengatakan, pihaknya masih menunggu janji yang disampaikan Walikota Cilegon hingga saat ini.

"Sekitar November 2013, walikota meninjau ke sini. Ia berjanji akan mengeluarkan anggaran pembangunan sebesar Rp4 miliar untuk membenahi Situ ini. Tapi sampai saat ini belum ada realisasi," tandasnya.

Lantaran tak serius menangani pembenahan Situ, Husen dan masyarakat setempat bahu-membahu berinisiatif untuk membenahi sendiri. Karena beberapa pengunjung sudah mulai datang ingin menikmati obyek wisata tersebut.

" Ini permintaan masyarakat di sini. Jadi saya berinisiatif untuk melakukan pengurugan supaya parkir dan area yang dikunjungi masayarakat bisa lebih memadai. Paling tidak, area jadi luas dan bisa dinikmati," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengerugan terhadap Situ tersebut agar terlihat lebih berestetika dan menarik para wisatawan lokal meski tidak ada perhatian dari pemerintahan setempat.

"Nggak heran kalau pemerintah cuma janji saja. Saya bersama masyarakat akan terus membangun dan membenahi Situ ini agar indah dan bagus.

Kalau banyak yang berkunjung di sini secara otomatis warga sekitar bisa berjualan di sekitar Situ," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwiasata Kota Cilegon Buchori saat dihubungi melalui telepon genggamnya meski diangkat, hanya terdengar tengah berada dalam suatu kegiatan. Bahkan pesan singkat melalui SMS masih belum mendapatkan konfirmasi balasan. (BTK)

Go to top